Damkar Milik Pemkot Sibolga Terbalik, Sopirnya Tak Sadarkan Diri

Damkar Milik Pemkot Sibolga Terbalik, Sopirnya Tak Sadarkan Diri
Kondisi armada damkar milik Pemkot Sibolga yang ringsek. (dody)

Sibolga | Satu armada pemadam kebakaran (Damkar) milik Pemkot Sibolga, BB 8083 N terbalik di Bukit Pancuran Gerobak, Sibolga. Armada itu mengalami ringsek dan kaca depannya hancur. Kejadiannya sekira pukul 15.35 WIB, Selasa (2/3/2021).

Petugas damkar, Efendi Manalu kepada wartawan menjelaskan, peristiwa terjadi saat truk hendak menuju lokasi kebakaran di kawasan perbukitan. Karena kondisi jalannya menanjak, truk terpaksa berhenti.

“Saya buru-buru turun dari mobil damkar mencari sesuatu untuk mengganjal ban mobil agar tidak mundur. Namun, mobil keburu mundur kemudian terbalik,” ujarnya.

Seketika itu, Efendi bersama rekannya langsung bergegas melakukan upaya penyelamatan terhadap sopir, Arif Syaputra Tanjung, yang tidak sadarkan diri di dalam truk.

“Korban saat itu juga dilarikan ke rumah sakit terdekat, yakni RS Metta Medika Sibolga untuk mendapatkan pertolongan medis,” tuturnya.

Terpisah, Kabid Damkar, Adi J Sialagan mengatakan, saat itu petugas hendak memposisikan armada untuk memudahkan petugas pemadam.

“Karena medan jalan yang terjal, armada damkar kita kesulitan naik. Tonase air yang dibawa armada kita juga sangat besar sekita 8 ton,” kata Adi.
 
Pascakejadian, sejumlah personel Polres Sibolga tampak telah berada di lokasi dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Berdasar data yang dihimpun, damkar yang terbalik itu merupakan armada terbaru dan paling mutahir. Armada senilai Rp2,1 miliar bersumber dari APBD Sibolga itu didatangkan pada 17 November 2014 silam.

Damkar bermerek Isuzu Giga 6×2 Heavy Commonrail E2, 240 PS itu juga memiliki banyak keunggulan dibanding mobil damkar lainnya.

Mesin pompanya mampu mengisap air bila di lokasi kebakaran terdapat sumber air. Alat penembak airnya juga bisa difungsikan dari tiga sisi, yakni atas, kiri, dan kanan. Ukuran tangkinya juga mampu menampung 10.000 liter.

Editor: Juniwan