Motor Vs Truk Colt Diesel di Taput, 1 Tewas 1 Luka Berat

Motor Vs Truk Colt Diesel di Taput, 1 Tewas 1 Luka Berat
Motor dan truk yang terlibat kecelakaan. (istimewa)

Tapanuli Utara | Polisi mengkonfirmasi peristiwa kecelakaan lalu lintas di Km 25-26 Jalan Tarutung-Sipirok, di Dusun Sappilpil, Desa Silangkitang, Kecamatan Pahae Jae, Tapanuli Utara (Taput), Minggu (28/3/2021).

Kapolres Taput, AKBP Muhammad Saleh melalui Kasubbag Humas, Aiptu Walpon Baringbing menjelaskan, akibat peristiwa itu, seorang tewas di tempat kejadian perkara (TKP) dan seorang mengalami luka berat.

Kejadiannya sekira pukul 13.30 WIB. Korban meninggal dunia adalah seorang perempuan inisial KH (18), warga Sialang, Desa Sitolu Ama, Kecamatan Pahae Jae, Kabupaten Tapanuli Utara.

“Korban meninggal dunia sudah kita serahkan ke pihak keluarga,” kata Baringbing, Senin (29/3/2021).

Sedangkan, seorang lainnya juga perempuan inisial RP (16), mengalami luka robek di bagian dagu dan luka lecet di kedua kakinya. Saat ini, korban masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

Ceritanya, motor Honda Revo BM 5493 DU yang dikendarai RP membonceng KH datang dari arah Tarutung menuju Sipirok. Tetiba, motor mengalami selip dan tergelincir ke sebelah kanan.

Rupanya, di arah berlawanan datang truk Mitsubishi Colt Diesel BM 8786 LN yang dikemudikan Jampiter Hutagaol (43), warga Jalan Damai, Gg Selamat Palas Rumbai, Pekan Baru.

Motor tergelincir langsung menabrak truk. Akibatnya, korban KH terlempar ke kolong truk dan terlindas roda. Korban mengalami pecah kepala, luka robek pada kaki kanan dan meninggal dunia di TKP.

“Kita sudah melakukan olah TKP, memeriksa saksi-saksi, dan mengamankan sopir truk. Kedua kendaraan yang terlibat juga sudah diamankan untuk kepentingan penyidikan,” kata Baringbing.

Dia menambahkan, sejak lama polisi telah memasang spanduk dan baliho berisi imbauan kepada masyarakat agar berhati-hati berkendara.

“Jangan tukar nyawamu dalam waktu 1 detik,” ungkap Baringbing.

Kalimat itu tentunya sangat berarti, secara khusus bagi pengguna kendaraan yang melintas di jalanan. Dalam waktu 1 detik nyawa bisa melayang jika terjadi kecelakaan.

Bahkan, kalimat dalam spanduk dan baliho tersebut sampai saat ini masih terpampang di kantor satuan lalulintas jika Anda berkunjung.

Editor: Juniwan