Pengusaha Tangkahan Ikan Budi Jaya Tolak Kosongkan Lahan

Pengusaha Tangkahan Ikan Budi Jaya Tolak Kosongkan Lahan

Sibolga | Pengusaha Budi Jaya mengklaim bahwa tangkahan ikan yang selama ini diusahainya telah menjadi milik mereka dan menolak perintah pengosongan lahan oleh Pemerintah Kota Sibolga.

Humas tangkahan ikan Budi Jaya, Yen Hendri kepada wartawan menjelaskan, sebelumnya Pemkot Sibolga telah menyurati agar pengusaha tangkahan ikan Budi Jaya segera mengosongkan lahan tersebut dengan jangka waktu 3 x 24 jam.

Surat yang diteken Wali Kota Sibolga, Jamaludin Pohan tersebut dikeluarkan tanggal 31 Mei 2021, dengan Nomor 590/952/2021.

“Secara persuasif kami telah mencoba untuk membicarakan ini, namun pada tanggal 31 Mei lalu, Pemko kembali memberikan surat kepada kami. Padahal ini sudah jelas di perkarakan di Mahkamah Agung. Bahkan perkara ini sudah ingkracht, menyatakan bahwa ini milik Budi Jaya,” ucap Yen Hendri, Kamis (3/6/2021).

Yen yang saat itu didampingi sejumlah warga nelayan mengatakan, sebelumnya pihak tangkahan telah memberikan surat balasan yang dibuat pengacara Budi Jaya. 

Surat itu bahkan sengaja ditembuskan ke Pemkot Sibolga dan juga ke beberapa isntansi, termasuk di antaranya, Polres Sibolga, Kodim 0211/TT, Kejaksaaan Negeri dan Pengadilan Negeri Sibolga.

Namun, hingga kini pihak Pemkot Sibolga belum menanggapinya dengan jelas, atas surat yang diajukan tangkahan Budi Jaya.

“Di situ sudah dituliskan oleh pengacara kami, menyatakan ini adalah hak dari Budi Jaya. Berdasarkan putusan Pengadilan Tinggi Medan nomor: 76/PDT/1997/PT-MDN, tertanggal 26 Maret 1997,” kata Yen.

Ia juga menerangkan, dalam putusan itu juga tertulis, Jo putusan Kasasi Mahkamah Agung RI (MA), No.856 K/PDT/1998, tertanggal 16 November 1999, serta Jo putusan Peninjauan Kembali (PK) Mahkamah Agung RI (MA) No. 246/PK/PDT/2002 tertanggal 06 Oktober 2004.

“Lantas dengan apa Pemko menyatakan ini adalah milik mereka. Maunya pihak Pemko mengundang kami untuk duduk bersama dalam membahas ini, bukan langsung melakukan eksekusi. Eksekusi itu harus ada dasar, dan yang melakukan eksekusi itu harusnya pengadilan,” kata Yen.

Dia menambahkan, tangkahan ikan Budi Jaya merupakan salah satu pemicu bangkitnya perekonomian di daerah Kota Sibolga. Dan selama ini pula, tangkahan Budi Jaya terus berbenah untuk menyejahterakan masyarakat nelayan.

Meski begitu, pihak tangkahan ikan Budi Jaya sangat berharap agar pemerintah bisa menanggapi semua putusan-putusan yang telah ditetapkan oleh Majelis Hakim.

Editor: Juniwan