Polres Tapteng “Ambil” 4 Pria Ini dari Lokasi Berbeda di Sibolga

Polres Tapteng “Ambil” 4 Pria Ini dari Lokasi Berbeda di Sibolga
Kolase foto para tersangka kasus narkoba di Polres Tapteng. (istimewa)

Tapanuli Tengah | Personel Polres Tapteng mengamankan 4 laki-laki berinisial, TS (30), SD (28), HS (36) dan SH (40). Mereka ditangkap di hari yang sama dari lokasi yang berbeda, Senin (15/2/2021).

Kapolres Tapteng, AKBP Nicolas Dedy Arifianto melalui Kasubbag Humas, AKP Horas Gurning menjelaskan, para tersangka itu, 3 warga Sibolga dan 1 warga Tapteng.

Keempat tersangka tersebut ditangkap personel Polres Tapteng atas kasus dugaan penyalahgunaan narkotika.

Tersangka TS ditangkap di depan rumahnya di Jalan Sisingamangaraja, Kelurahan Aek Manis, Kecamatan Sibolga Selatan. Polisi menyita 1 paket kecil sabu terbungkus plastik bening.

Kepada polisi, TS mengakui kalau barang haram itu diperoleh dari seseorang berinisial SD. Petugas langsung melakukan pengembangan kasus.

“Petugas berhasil meringkus tersangka SD, yang saat itu sedang berada di dalam rumahnya,” terang Gurning, Jumat (19/2/2021).

Polisi menyita 2 paket besar dan 1 paket kecil sabu terbungkus plastik bening. Setelah ditimbang, beratnya 1,90 gram. Timbangan digital dan ponsel milik SD, juga disita sebagai barang bukti.

Sementara itu, di lapangan samping Gedung Hermina, Kelurahan Aek Muara Pinang, Kecamatan Sibolga Selatan, polisi juga mengamankan tersangka lainnya, yakni HS.

Warga Jalan Perdagangan, Gang Kelapa Dua, Kelurahan Lubuk Tukko, Kecamatan Pandan, Tapteng, ini ditangkap bersama 100 gram ganja kering siap edar.

“Petugas pun menginterogasinya, dan tersangka mengakui kalau ganja itu diperoleh dari seorang laki-laki inisial HS,” kata Gurning.

Polisi langsung bergerak cepat dan berhasil menangkap tersangka HS dari lokasi sabung ayam di samping Gedung Hermina. Dari tersangka HS, polisi menyita 200 gram ganja kering siap edar.

“Keempat tersangka bersama barang bukti yang diamankan petugas, kini ditahan di RTP Mapolres Tapteng, dan sedang menjalani proses hukum lebih lanjut,” Gurning menambahkan.

Editor: Juniwan