Tambang Emas Martabe Bangun Fasilitas Air Bersih di Desa Batu Horing

Tambang Emas Martabe Bangun Fasilitas Air Bersih di Desa Batu Horing
Perwakilan PTAR foto bersama warga Desa Batu Horing. (istimewa)

Batangtoru | PT Agincourt Resources (PTAR), pengelola Tambang Emas Martabe di Batangtoru, Tapanuli Selatan berinisiatif membangun sarana air bersih dan sanitasi di Desa Batu Horing, Kecamatan Batangtoru.

Proyek senilai Rp272 juta tersebut diserahterimakan kepada pemerintah dan masyarakat Desa Batu Horing pada 25 Oktober 2020 lalu.

Senior Manager Community Relations PT Agincourt Resources, Pramana Triwahjudi menjelaskan, pembangunan sarana air bersih dan sanitasi tersebut merupakan bagian dari Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) PTAR tahun 2020.

“PTAR membantu Desa Batu Horing dalam pemenuhan kebutuhan akan air bersih. Melalui diskusi dengan Pemerintah Desa Batu Horing, Dusun 1 menjadi target program ini karena memiliki jumlah penduduk terbanyak,” kata Pramana.

Selain itu, di Dusun 1 ini ada sumber air bersih yang dapat diambil dan dialirkan secara gratis bagi seluruh masyarakat desa.

Pramana menjelaskan sarana yang dibangun PTAR, adalah bangunan bak penangkap air (intake), instalasi pipa High Density Poly Ethylene (HDPE)  sepanjang 1.520 meter, dan 5 tungku air dengan masing-masing 2 kran air.

Menurut dia seluruh bangunan intake dan 5 unit tungku air tersebut pengerjaannya dilakukan oleh masyarakat Desa Batu Horing.

Sementara instalasi pipa HDPE dikerjakan oleh Kontraktor CV Erwina Kharisma, kontraktor spesialisasi perpipaan air dari Medan.

“Total bantuan yang diberikan adalah senilai Rp272.624.200,” kata Pramana.

Program pembangunan sarana air bersih dan sanitasi ini dimulai awal Maret 2020 dengan pembangunan intake dan pemesanan material pipa HDPE dari Medan.

Namun, di tengah pengerjaan, pandemi Covid-19 menyebar dengan cepat ke berbagai daerah di Indonesia. Mengacu pada kebijakan PTAR terkait protokol kesehatan selama pandemi, program tersebut terpaksa dihentikan sementara.

Pada pertengahan Agustus 2020, proyek ini dilanjutkan kembali dengan penerapan protokol kesehatan ketat bagi para pekerja yang diawasi langsung oleh pihak PTAR.

“Pada 25 Oktober 2020, pembangunan sarana air bersih dan sanitasi sudah diselesaikan dan diserahterimakan kepada masyarakat Desa Batu Horing. Kami berharap bantuan fasilitas ini bisa bermanfaat bagi masyarakat, yang tentunya akan berkontribusi terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat Desa Batu Horing,” kata Pramana.

Kepala Desa Batu Horing, Derikson Tua Pandiangan mengucapkan terima kasih kepada PTAR atas bantuan pembangunan sarana air bersih tersebut.

“Tentunya ini akan sangat bermanfaat sekali bagi warga desa kami,” kata Derikson.

Batu Horing adalah salah satu desa di Kecamatan Batangtoru yang tidak masuk ke dalam Desa Terdampak Langsung (Direct Affected Villages/DAV) dari Tambang Emas Martabe.

Tetapi, keenam dusun di Desa Batu Horing sangat membutuhkan akses kepada fasilitas air bersih. Selama ini masyarakat desa memanfaatkan air sungai untuk kebutuhan air bersih dan keperluan sehari-hari lainnya.

Senior Manager Corporate Communications PT Agincourt Resources, Katarina Siburian Hardono menambahkan, pembangunan sarana air bersih dan sanitasi di Desa Batu Horing merupakan salah satu program pemberdayaan masyarakat PTAR untuk menciptakan kondisi kemajuan ekonomi dan sosial masyarakat.

Dengan melibatkan partisipasi dan inisiatif aktif masyarakat, khususnya yang dilaksanakan di dekat wilayah operasi penambangan maupun di daerah pedesaan atau terpencil dengan akses layanan publik terbatas.

Perusahaan melaksanakan program pengembangan masyarakat secara luas, yang mencakup desa-desa terdekat (Ring 1).

Wilayah sekitar lainnya termasuk Muara Batangtoru dan Tapanuli Selatan (Ring 2), serta daerah lain di tingkat nasional (Ring 3).

Namun, dukungan perusahaan untuk pemberdayaan masyarakat tetap fokus pada 15 desa terdampak langsung, yakni desa-desa di Kecamatan Batangtoru dan Muara Batangtoru.

Editor: Juniwan