Usai Membunuh, AJT Berondok di Kebun Sawit

Usai Membunuh, AJT Berondok di Kebun Sawit
Kapolres Tapteng, AKBP Nicolas Dedy Arifianto berbicara dalam paparan terduga pelaku pembunuhan di Mapolres Tapteng. (dody)

Tapanuli Tengah | Tim khusus (Timsus) Polres Tapteng menangkap seorang pria berinisial AJT (28), ketika berondok (bersembunyi) di perkebunan kelapa sawit di Kabupaten Mandailing Natal, Sumatra Utara, sekira pukul 01.00 WIB, Senin (21/12/2020).

Kapolres Tapteng, AKBP Nicolas Dedy Arifianto menerangkan, AJT merupakan orang yang paling dicari polisi setelah terjadinya peristiwa pembunuhan terhadap O’o Zisokhi Lahagu, warga Desa Mela, Kecamatan Tapian Nauli, Kabupaten Tapteng, Sumatra Utara.

Korban O’o Zisokhi Lahagu ditemukan tewas dengan kondisi mengenaskan di sebidang lahan berpagar seng di Kampung Baru, Desa Mela II, Kecamatan Tapian Nauli, Tapteng, Jumat siang (18/12/2020).

Polisi menetapkan status pria lajang itu sebagai terduga pelaku pembunuhan terhadap korban O’o Zisokhi Lahagu.

“AJT adalah warga Kelurahan Aek Parombunan, Kecamatan Sibolga Selatan, Kota Sibolga. Dia ditangkap Timsus Polres Tapteng di bawah pimpinan Kasat Reskrim, AKP Sisworo,” ungkap Nicolas dalam keterangan pers, Rabu (23/12/2020).

Dia menjelaskan, AJT pun mengakui melakukan pembunuhan terhadap O’o Zisokhi Lahagu. Pemicunya sakit hati. Rasa sakit hati itu telah dipendam sebulan sebelum peristiwa itu terjadi.

Sebelum melakukan aksinya, terduga pelaku terlebih dulu memesan satu botol miras (tuak masak). Kemudian menunggu korban lengah sambil berpura pura mengerjakan sesuatu.

Saat melihat korban dalam posisi lengah, terduga pelaku lalu mengambil posisi di belakang korban lalu melakukan pembacokan ke kepala korban.

“Terduga pelaku juga memastikan kondisi korban sudah meninggal dunia, lalu kabur,” terang Nicolas.

AJT diancam pasal 340, subsider 338 KUHPidana tentang pembunuhan berencana dengan ancaman hukuman mati atau seumur hidup.

Ipda Dian, pimpinan Timsus wilayah Padangsidimpuan dan Madina, mengungkap, saat melarikan diri ke Madina, tepatnya di Desa Sikarakara II, terduga pelaku sempat berada di rumah keluarganya.

Namun, pihak keluarganya tidak mengetahui perbuatan yang telah dilakukan oleh terduga pelaku. Selama di sana, terduga pelaku lebih banyak bersembunyi di kebun sawit.

“Terduga pelaku naik mobil travel dari simpang Hapesong, Kecamatan Batangtoru, Kabupaten Tapanuli Selatan,” ucap Dian.

Editor: Juniwan